Portal Berita Papua Barat

Pasar Baru Sepi, Pedagang Balik Ke Pasar Lama

0 39

Wasior, Papuabaratoke.com – Tiga bulan sejak Pasar Sentral Iriati diresmikan Bupati Teluk Wondama Bernadus Imburi, belum semua pedagang Pasar Soyar berhasil dipindahkan.

Sejumlah pedagang yang telah pindah ke Pasar Iriati justru kembali berjualan di Pasar Soyar atau di Pasar Sore di Wasior Kampung alias Waskam, Sepinya pembeli adalah alasan utama pedagang memilih meninggalkan Pasar Iriati yang baru diresmikan Bupati itu.

“Disana (Iriati) sepi, ikan banyak dibuang karena tak laku. Orang malas kesana karena jauh,” tutur Mardin, penjual ikan, Senin (31 Juli 2017) di Pasar Soyar.

Ia bersama sejumlah rekannya yang lain mengaku tak mau rugi dengan kondisi tersebut.

Sejumlah pedagang barang campuran di Pasar Iriati yang ditemui sebelumnya, juga mengaku omset mereka menurun drastris sejak pindah ke pasar baru.

“Kalau mau ditertibkan (Satpol PP), ya kita pergi kesana lagi,” bebernya.

Saat berdagang di Pasar Soyar, rata-rata pendapatan pedagang berkisar Rp.200- 300 Ribu per hari. Bahkan ada pedagang yang mendapat hasil lebih dari jumlah tersebut.

“Tapi sejak disini (Iriati), dapat 100 Ribu saja sudah susah sekali mas. Jadi sudah banyak yang kembali. Mereka jualan di Pasar Sore karena disana lebih ramai,” aku seorang pedagang yang enggan namanya dipublikasikan.

Mereka juga mempertanyakan keseriusan Pemkab menjadikan Pasar Iriati sebagai pasar sentral.

“Katanya 1 bulan setelah Lebaran, semua pedagang sudah pindah. Sekarang sudah lewat belum ada juga,” timpal mama penjual rujak ini. (VIO/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com