Portal Berita Papua Barat

Tentutkan Batas Tanah Adat, Masyarakat Wondama Gelar Musyawarah

0 19
Batas Tanah Adat
Batas Tanah Adat – Bupati Teluk Wondama Bernadus Imburi dan Wabup Paul Indubri diarak menuju tempat pelaksanaan Musyawarah Adat yang dipusatkan di Bukti Aitumeri, Wasior, Kabupaten Teluk Wondama. (Foto : Vio/PBOKe)
Wasior, Papuabaratoke.com – Batas Tanah Adat.   Masyarakat Adat Kabupaten Teluk Wondama menggelar musyawarah adat . Musyawarah ini diharapkan bisa menjadi jalan keluar untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan tanah ulayat.

Musyawarah adat dibuka sejak 16 April dan masih berlangsung hingga kini. Musyawarah yang dipusatkan di pelataran situs Batu Peradaban di Bukit Aitumeiri juga membahas tentang asal usul dan silsilah semua marga asli di Kabupaten Teluk Wondama.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Teluk Wondama Yulianus Torey mengimbau, kepala suku atau marga menyampaikan secara jujur tentang asal usul dan silsilah serta batas-batas tanah adat masing-masing.

“Kita harus belajar dari sengketa tanah adat dan sengketa birokrasi yang sering terjadi selama ini. Jangan sampai masyarakat adat dan pemerintah daerah berkelahi hanya gara-gara tanah,“ kata Torey.

Bupati Teluk Wondama B.Imburi menyerahkan Tifa Adat kepada Ketua LMA Yulianus Torey yang memimpin jalannya Musyawarah Adat. (Foto : Vio/PBOKe)

 

Baca Juga:  Penetapan Tapal Batas Wondama-Bintuni Tunggu PerMen

Bupati Bernadus A. Imburi mengharapkan, forum yang dalam istilah lokal disebut para-para adat itu dapat bermuara pada adanya kesamaan persepsi, kejelasan serta pengakuan terhadap kepemilikan tanah adat untuk setiap marga atau keret.

“Ini penting supaya tidak menimbulkan konflik antar marga dan kelompok masyarakat adat pada masa-masa mendatang,“ ujar Imburi.

Penulis : Vio
Editor : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!