Portal Berita Papua Barat

Wabup Ingin Kawasan Konservasi di Wondama Lebih Jelas

2
Kawasan Konservasi di Wondama
Kawasan Konservasi di Wondama – Wakil Bupati Teluk Wondama, Paulus Indubri
Wasior, Papuabaratoke.comKawasan Konservasi di Wondama. Pemkab Teluk Wondama berencana merekonstruksi ulang kawasan konservasi khususnya hutan lindung dan cagar alam. Rekonstruksi ulang ini bertujuan memastikan batas kawasan lindung wilayah yang bersinggungan dengan pemukiman penduduk.

“Kita perlu rekonstruksi ulang karena sejak bencana banjir bandang 2010 terjadi pergeseran batas akibat adanya pemanfaatan lahan. Sudah ada alih fungsi lahan jadi perumahan penduduk,” ujar Wakil Bupati Paulus Indubri di Wasior, Senin (2/10/2017).

Ia mengatakan kedepan koordinasi akan ditingkatkan antara BKSDA, Balai Taman Nasional Teluk Cenderawasih serta instansi terkait lain. Termasuk pula lembaga adat untuk mengagendakan tahapan rekonstruksi dimaksud.
Untuk diketahui, setidaknya 70 persen wilayah Kabupaten Teluk Wondama merupakan kawasan konservasi berupa hutan lindung, cagar alam maupun taman nasional.

Seiring perkembangan wilayah dan peningkatan jumlah penduduk, diprediksi sudah banyak terjadi perubahan fungsi kawasan dari yang tadinya kawasan konservasi menjadi pemukiman penduduk, pembangunan fasilitas pemerintah maupun kepentingan lainnya. Itu sebabnya pemetaan kembali batas-batas kawasan konservasi penting dilakukan agar tidak lagi terjadi pengambilalihan secara sepihak yang justru akan merusak kelestarian kawasan lindung yang ada.

Menurut Wabup, setelah ada kepastian tentang batas-batasnya, langkah lanjut yang diambil untuk menjaga kawasan lindung tersebut adalah dengan penerbitan peraturan daerah (Perda) tentang kawasan lindung.
“Oleh sebab itu memang Perda tahun depan harus sudah keluar, supaya hutan konservasi ini bisa dijaga dengan ketat. Barang siapa yang melanggar maka kena sangsi,” pungkas Indubri. (VIO/PBOke)

Comments
error: Content is protected !!