Portal Berita Papua Barat

Warga Huntap Iriati Desak Jalan ‘Ukur Saja’ Diperhatikan

0 12

Wasior, Papuabaratoke.com – Warga korban Banjir Bandang 2010 yang menghuni Huntap (Hunian Tetap) I di Iriati, Distrik Wasior, merasa dianaktirikan bahkan dilupakan oleh Pemkab Teluk Wondama maupun pemerintah pusat.

Selama 6 tahun sejak hunian ditempati Tahun 2011, jalan masuk menuju Kompleks Huntap I tak pernah tersentuh. Jalan sepanjang 383 Meter dengan medan menanjak ini, masih berupa jalan tanah yang dilapisi bebatuan.

Tak kunjung ada perbaikan, badan jalan sudah belubang di sana sini. Batu-batuanpun semakin menonjol karena tergerus air hujan. Jika terjadi hujan lebat, jalan menjadi sangat licin sehingga sulit dilalui kendaraan roda dua maupun empat.

Akibatnya, jangankan angkutan umum, ojek pun enggan mengantar penumpang hingga ke dalam. Tidak heran, Huntap I seperti terisolir lantaran jarang dikunjungi orang.
“Sejak RR (masa rehabilitasi rekonstruksi pascabencana) sampai sekarang jalan tetap begitu saja. Kasihan, mama-mama harus pikul belanjaan dari depan jalan karena ojek tidak mau masuk,” aku Jhon Yoweni, penghuni Huntap I, Senin (21/8) di Wasior.

Dia mencatat setidaknya sudah lebih dari 30 kali petugas berbagai instansi dari Pemkab Wondama maupun dari pemerintah pusat, datang untuk mengukur jalan tersebut. Namun hingga saat ini tidak pernah ada tindak lanjut.
“Makanya kami namakan jalan itu Jalan ‘Ukur Saja’ karena dorang datang ukur terus tapi kitong tidak lihat hasilnya,” kesalnya. (VIO/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!