Portal Berita Papua Barat

Anggota DPD Mamberob Rumakiek Akui Sampah di Manokwari Menarik Perhatian Jakarta

0 90

- Advertisement -

Sampah di Manokwari Menarik Perhatian Jakarta
Sampah di Manokwari Menarik Perhatian Jakarta – Kanan Baju biru Fredy Rusamassu, Kepala Bidang (Kabid) Persampahan BLH Manokwari. Anggota DPD RI Komite II Mamberob Yoshepus Rumakiek (batik) John Fonataba kepala seksi kebijakan dan strategi persampahan (BLH) Manokwari, baju merah Plt. Badan Lingkungan Hidup Manokwari, Drs. Sumedy dan staf.(Foto: Clemens Mandacan/PBOke)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Sampah di Manokwari Menarik Perhatian Jakarta.  Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Papua Barat Mamberob Yosephus Rumakiek mengakui pengelolaan sampah di Manokwari yang belum maksimal menarik perhatian sejumlah kalangan di Jakarta.

“Persoalan sampah di Manokwari terdengar hingga di pusat melalui media online, Telivisi, dan media cetak,” ungkap Mamberob Yosephus Rumakiek di sela menghadiri acara peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Jumat (2/3/2018).

Peringatan HPSN ini dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari dipusatkan di Jalan Percetakan Negara, Kelurahan Sanggeng, Distrik Manokwari Barat.
Kata Mamberob, Pemkab Manokwari melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menjelaskan upaya serta kendala yang dihadapi dalam mengatasi sampah.

“Minimnya sarana dan prasarana, anggaran, tenaga kebersihan juga persoalan tempat pembuangan sampah akhir (TPA) yang akan direlokasi, adalah faktor yang menambah problematika pengelolaan sampah di daerah ini,” ujar dia.

Kondisi demikian, lanjut Mamberob, sampah telah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Menimbulkan sikap apatis masyarakat.
“Saya juga menerima keluhan dari masyarakat Pulau Lemon terkait persoalan sampah. Saya akan dorong masalah ini ke tingkat pusat sebagai aspirasi masyarakat di daerah ini,” ucap Mamberob seraya mengaku pascadilantik kunjungan ke Manokwari adalah merupakan reses pertama terkait sampah.

Baca Juga:  Kawal Persoalan Sampah, DPD RI Sambangi Pemda Manokwari

Pemkab Manokwari melalui DLH terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan sampah. Hal itu, ungkap Mamberob, dibuktikan dengan peningkatan pelembagaan dan alokasi anggaran.
Lembaga teknis urusan sampah ini, dulu dipimpin oleh pejabat eselon empat. Kini, dipimpin pejabat eselon tiga. Anggaran dahulunya diplotlan untuk sampah 5 miliar, dan kini meningkat sebesar 15 miliar.

“Kami berkesimpulan bahwa pemerintah daerah sudah memberi perhatian dalam pengelolaan sampah,” ujarnya lagi.
Di sisi lain, Pemkab Manokwari tengah menyiapkan master plan pengelolaan sampah terpadu. Mamberob berharap, masyarakat ikut mendukung upaya tersebut dengan memberikan berkontribusi secara aktif demi mewujudkan “Manokwari Nol Sampah”.

Sebab, tambah Mamberob, persoalan sampah menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat, tidak saja pemerintah. Dan, untuk mengatasinya tidak semudah membalikan telapak tangan.
“Tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar, persoalan sampah menjadi tanggung jawab bersama. Kita akan evaluasi dalam upaya pemerintah daerah, ini baru perjalanan kita lihat, apalagi dengan komitmen menuju Manokwari Nol Sampah,” tutur Ketua Umum GMKI (2010-2012).

Penulis : Clemens Mandacan
Editor : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!