Portal Berita Papua Barat

DPRD Manokwari Minta Pengembangan Bandara Redani Dikebut

0 32

Manokwari, Papuabaratoke.com – guna sejauh mana rencana pengembangan Bandara Rendani Manokwari, DPRD Manokwari memanggil sejumlah instansi, termasuk perwakilan bandara. Anggota DPRD Manokwari, Romer Tapilatu, menilai pengembangan Bandara Rendani merupakan kebutuhan yang mendesak dan harus segera dikerjakan.

“Sejauh ini pengembangan bandara tidak berjalan maksimal. Kita mau Manokwari jangan tertinggal dari daerah lain. Yang penting masalah ini jangan berlarut, nanti bisa bermasalah seperti Pasar Wosi. Harus sosialisasikan ke masyarakat juga,” tegas Romer.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Manokwari, Albinus Cobis, mengaku sudah melakukan survei lapangan. Sesuai kajian tim, terdapat 265 unit rumah yang terkena dampak pengembangan bandara, dengan nilai ganti rugi Rp.164 Milyar (mengacu pada NJOP).

“Sejauh ini kita tunggu kajian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Ini sesuai dengan aturan, karena lokasi pembebasan sekitar 21 Hektar. Kalau mereka datang, baru ada perhitungan ulang untuk ganti ruginya,” terangnya

DPRD Manokwari ingin Pemda segera mempersiapkan hal tersebut. Jika pembebasan lahan sudah dilakukan, pengembangan sejumlah fasilitas bandara dapat tercover dalam APBN 2018. Terdapat sejumlah rencana pengembangan teremasuk perpanjangan runway maupun pembangunan terminal bandara baru. Tahun ini alokasi anggaran untuk pembebasan lahan yang bersumber dari APBD Papua Barat dan Manokwari mencapai Rp.30 Milyar.(WHY/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com