Portal Berita Papua Barat

Legislator DPR PB Harap Pemasok Miras dan Milok Ditindak Tegas

0 58
Pemasok Miras
Pemasok Miras – Anggota DPR PB Yurthinus Mandacan. (Foto : Razid Fatahuddin/PBOKe)
Manokwari, Papuabaratoke.com – Pemasok Miras.  Tindakan kriminalitas yang terjadi di daerah ini akibat dipicu minuman keras (miras) cukup signifikan. Meski larangan terhadap peredaran miras telah dibakukan oleh Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui Perda nomor 5 tahun 2006.

Miras, hingga saat ini masih saja marak. Perda seakan tak diindahkan. Masih ada saja pihak-pihak yang memasok dan menjual minuman haram ini secara terselubung. Bahkan, dijual juga secara terang-terangan. Miras menjadi ‘lahan subur’ bisnis ilegal.

“Terjadi pembunuhan, perusakan, dan kejahatan lainnya dipicu miras. Jangan bawa miras ke Manokwari lagi. Semua yang ada di Manokwari harus komit mendukung pemerintah daerah dan penegak hukum memberantas miras,” kata Yurthinus mengajak.

Revisi perda miras, lanjut Yurthinus, adalah salah satu solusi untuk menekan peredaran miras di daerah ini. Selain itu, sinergitas pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum perlu dioptimalkan.

Baca Juga:  Warning! Penjual dan Pengedar Miras Akan Diusir Dari Manokwari

“Perda miras seperti tak menggigit. Penyelundupan miras lewat jalur darat dan laut kian marak. Aparat penegakan hukum dan pemerintah daerah harus maksimalkan upaya pemberantas miras,” ujar dia.

Di sisi lain, Yurthinus mengimbau masyarakat suku besar Arfak agar menjauhi miras. “Jangan membuat hal-hal yang merusak citra orang Arfak, stop miras. Manokwari harus tertib,” ujar Yurthinus lagi.
Ditambahkan, minum keras lokal (milok) seperti, ampou (saguer, red) dan ballo juga cukup marak. Untuk itu, pembuat miras lokal juga perlu ditindak tegas.

“Generasi muda, anak-anak SMA dan SMP sudah kenal dengan ampou dan ballo. Ini akan merusak masa depan mereka. Saya harap peredaran miras lokal ini juga jadi perhatian serius,” ucapnya.

Penulis : Razid Fatahuddin
Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
error: Content is protected !!