Portal Berita Papua Barat

Pemda Wondama Diingatkan Hati-hati Soal Anggaran

0 25
Wakil Ketua I DPRD Wondama, Remran Sinadia

Wasior, Papuabaratoke.com –  Wakil Bupati Wondama, Pulus Indubri, menyatakan LPJ pelaksanaan APBD 2016 yang disampaikan ke DPRD, sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan BPK.

Wakil Ketua I DPRD Wondama, Remran Sinadia, menyinggung opini Disclaimer dari BPK beberapa tahun lalu sebelum meraih opini WDP Tahun 2015.

Hal tersebut membuktikan bahwa pengelolaan keuangan daerah selama ini belum dilakukan secara optimal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

DPRD mengingatkan Bupati bersama jajarannya agar senantiasa disiplin dan berhati-hati dalam pengelolaan keuangan daerah supaya tidak sampai timbul kerugian negara.

“Kita harapkan tahun-tahun mendatang pengelolaan keuangan bisa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga opini WTP yang kita harapkan dapat terwujud, ujar politisi partai Gerindra ini.

Sebelumnya, realisasi pendapatan dan belanja daerah Tahun 2016, Jumat (24 Agustus 2017), dipaparkan Wakil Bupati Teluk Wondama, Paulus Indubri.

Ada beberapa point yang dijabarkan dalam Laporan Pertangungjabawan (LPJ) pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2016. Diantaranya, Belanja Daerah dari yang direncanakan Rp.839 Miliar lebih sampai 31 Desember 2016, terealisasi Rp.772 Miliar lebih, atau mencapai 92,06 persen.

Hal ini meningkat 2,51 persen dibandingkan realisasi belanja daerah Tahun 2015.Rincian belanja daerah antara lain, Belanja Pegawai Rp.203 Miliar, yang terealisasi Rp.197 Miliar atau 96,79 persen. Belanja Barang dan Jasa yang dianggarkan Rp.287 Miliar, terealisasi Rp.264 Miliar atau 92,09 persen.

Kemudian, Belanja Subsidi dianggarkan Rp.4,6 Miliar, terealisasi Rp.4,6 Miliar atau 100 persen. Belanja hibah dianggarkan Rp.16 Miliar, terealisasi Rp.15,7 Miliar atau 96,71 persen. Belanja Bansos dianggarkan Rp.9,482 Miliar terealisasi Rp.9,413 atau 99,28 persen.

Ada pula Belanja Bantuan Keuangan dianggarkan Rp.94 Miliar, terealisasi Rp.93,5 atau 99,32 persen. Sementara, Pendapatan Daerah yang direncanakan sebesar Rp.812 Miliar, lebih hingga Desember 2016 mampu terealisasi sebesar Rp.777 Miliar lebih atau 95,68 persen.  Posisi tersebut meningkat 13,57 persen dibanding realisasi pada tahun anggaran 2015. (VIO/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com