Portal Berita Papua Barat

Wacana Dialog Jakarta-Papua Bisa Menyatukan, Bisa Juga Memecah Orang Papua

0 17
Wacana Dialog Jakarta-Papua
Anggota DPR RI, Djimy Demianus Idji
Manokwari, Papuabaratoke.comWacana Dialog Jakarta-Papua kembali mencuat dan menimbulkan pro dan kontra bagi masyarakat di Tanah Papua. Anggota DPR RI, Djimy Demianus Idji, mengaku pernah ‘berteriak’ soal wacana tersebut. Pasalnya, dialog Jakarta-Papua bisa menyatukan bahkan memecah belah orang Papua sendiri.

“Bagi saya, dialog itu jangan sampai ditakuti dan jangan pula berdialog karena rasa takut,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (26/9/2017). Ia menyarankan TOR dialog yang direncanakan, disusun sebaik mungkin agar jangan sampai mendatangi rumah Negara dan membicarakan sesuatu yang diluar dari NKRI.

Baginya, dialog boleh saja digelar untuk membicarakan permasalahan rakyat, misalnya tanah rakyat yang belum terselesaikan atau daerah penghasil pangan yang belum teraliri irigasi. Jika demikian, hal ini akan dibahas dan disampaikan kepada Presiden agar menjadi agenda prioritas bagi pembangunan Papua kedepan.

“Dialog Jakarta-Papua tidak dimaknai sebagai tempat untuk membicarakan kedaulatan. Kalau ada persoalan pada regulasi, ya diperbaiki,” paparnya. Dialog, lanjut Djimy, mesti dimaknai sebagai tempat untuk bercerita berbagai hal di Tanah Papua. Kemudian memperbaiki hubungan antara Jakarta dan Papua, sehingga lahirlah yang disebut dengan istilah saling percaya.

“Hadirnya saling percaya, akan ada pembangunan di tanah ini sehingga orang Papua merasa ada kehadiran Negara di Tanah ini pula, itu pointya,” ungkap politisi PDI-P tersebut.
Namun, ketika dialog seperti yang dilakukan Tahun 1999 silam, menurutnya tidak usah digelar karena kuatir akan di-kapitalkan oleh kelompok-kelompok yang berbeda ideologi dengan pemerintah.

“Berulang kali sudah menghadap ke Istana dua kali menawarkan dialog, kemudian hal itu di-Kapitalkan ke Negara lain, bahwa Jakarta tidak beritikad baik, menghargai hak menentukan pendapat bagi orang lain,” cetus mantan anggota DPR-PB Periode 2009/2014 ini.

Baca Juga:  Terima Pajak Listrik Rutin, Harusnya Lampu Jalan Bukan Masalah di Manokwari

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengundang sejumlah tokoh Papua dan Papua Barat ke Istana Negara, Senin (14/8/2017) lalu. salah satu agenda dalam pertemuan ini adalah membahas rencana Dialog Jakarta-Papua. (CHI/PBOke)

Comments
Loading...
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com